Respons Banjir Jabodetabek, MDMC Kerahkan Tim Tanggap Darurat

respon bencana banjir DKI

Jakarta – LAZISMU. Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Jabodetabek menjelang pergantian tahun mengakibatkan sejumlah wilayah di beberapa titik terendam banjir. Merespons peristiwa banjir tersebut, Muhammadiyah dalam hal ini melalui Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) mengerahkan penuh bantuan sesuai kebutuhan lapangan.

Respon awal sudah dilakukan sejak Rabu, 1 Januari 2020 oleh potensi wilayah Muhammadiyah di DKI Jakarta dan daerah Bekasi. Tercatat tim dari RSIJ Cempaka Putih, RSIJ Sukapura, RSIJ Pondok Kopi beserta relawan Muhammadiyah dari berbagai elemen seperti mahasiswa bergerak untuk memberikan bantuan kepada korban yang terdampak banjir.

Dalam keterangannya, yang diterima Lazismu sampai hari ini, tim bantuan dari beberapa daerah dikerahkan untuk membantu operasi tanggap darurat di Jabodetabek. Rabu malam, 4 personil tim asistensi MDMC bergerak dari Yogyakarta dan Bandung untuk beroperasi membantu Pimpinan Muhammadiyah setempat mengelola bantuan darurat.

Dalam kesempatan lain, 20 personil SAR Muhammadiyah digerakkan dari relawan Muhammadiyah DIY dan Jawa Tengah. Satu unit mobil taktis UHAMKA, satu unit mobil taktis dari UMJ, satu unit mobil dapur umum digerakkan untuk mendukung operasi dan pergerakan relawan.

Adapun Induk Pos Koordinasi Tanggap Darurat berada di Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah Jl Menteng Raya No 62, Jakarta Pusat, dengan Koordinator Operasi Mashuri Masyuda.

“Kami coba dukung optimal operasi tanggap darurat di Jabodetabek ini, mengingat prediksi BMKG yang menyatakan musim hujan pada Januari ini puncaknya bisa terjadi di akhir Januari” kata Ketua MDMC PP Muhammadiyah, Budi Setiawan pada Rabu (1/1/2020).

Menurutnya, unit bantuan lain juga sudah disiapkan untuk membantu bila diperlukan, seperti tim dari RS Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah.

“Fokus perhatian lainnya ditujukan kepada semua daerah yang berpotensi banjir selain Jabodetabek. Seperti banjir di Sumatera Barat dan Bengkulu yang juga terjadi minggu lalu” jelas Budi. Menurutnya dukungan bantuan juga disiagakan dari berbagai elemen seperti Lazismu, KOKAM, ‘Aisyiyah dan Nasyiatul ‘Aisyiyah.

Respons Awal

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Sekretaris MDMC, Abdul Malik, mengatakan, respons awal yang telah dilakukan pada 1 Januari 2020 dimulai dengan penyebaran informasi kepada masyarakat melalui pimpinan serta warga Muhammadiyah dengan berkoordinasi kepada Pusdatin BPBD DKI Jakarta.

Selanjutnya, menggerakkan relawan Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) ke di RSIJ Cempaka Putih untuk koordinasi dengan pihak rumah sakit yang sekelilingnya sempat ada genangan banjir. RSIJ Cempaka Putih sendiri tidak memerlukan evakuasi pasien, dan berkas-berkas sudah diamankan.

Tim Relawan Mahasiswa UHAMKA sudah bergerak di daerah Klender untuk berkoordinasi dengan pihak kelurahan. Sedangkan Tim Relawan UMJ sudah ke daerah Ciledug melakukan assessment, dan anggota Korps Relawan Muhammdiyah (KawanMU) Majelis Pelayanan Sosial sebanyak 15 orang juga sudah bergabung. Dilaporkan juga tim dari Lazismu Manggarai sudah menghimpun bantuan masyarakat. Kebutuhan yang diperlukan warga saat ini adalah paket makanan, dan paket alat-alat kebersihan. (mu/na)

Leave Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *