konferensi pres muhammadiyah diy

Komitmen Muhammadiyah DIY untuk Penanganan Korban Gempa Lombok-NTB

Selasa (18/9) pukul 11.00 WIB telah berlangsung Konferensi Pers Respon Gempa Lombok oleh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Daerah Istimewa Yogyakarta. Acara ini dihadiri 15 wartawan dari berbagai media yang ada di Yogyakarta. Dalam pertemuan tersebut disampaikan bahwa Muhammadiyah memiliki prinsip OMOR (One Muhammadiyah One Response). OMOR merupakan sebuah respon terkait bencana yang melibatkan seluruh elemen yang

Relawan Muhammaiyah menjadi tenaga pengajar di gempa lombok

RELAWAN MUHAMMADIYAH DIY MENJADI TENAGA PENGAJAR DI LOMBOK

Yogyakarta – Senin (03/09) Dua sekolah yang berada di kecamatan Gangga Kabupaten Lombok mengaktifkan kembali kegiatan belajar mengajar setelah beberapa waktu lalu harus nonaktif akibat guncangan gempa bumi dengan kekuatan 7.0 SR yang melanda sejumlah daerah di NTB. Dua sekolah tersebut adalah TK Aisyiyah Bustanul Athfal (ABA) Dusun Lekok Tenggara dan SD Negeri 2 Gangga.

Filter air bersih lombok

RELAWAN MUHAMMADIYAH DIY FASILITASI FILTER PENJERNIH AIR UNTUK KORBAN GEMPA LOMBOK

Yogyakarta – Relawan Muhammadiyah terus melakukan kegiatan-kegiatan positif untuk membantu warga korban gempa Lombok. Pada Jumat (24/8) Relawan Muhammadiyah DIY telah selesai memasang filter penjernih air yang dikerjakan bersama organisasi masyarakat Lombok, relawan Muhammadiyah dan PKU Bantul. Filter penjernih air di pasang di dusun Lekok dan dusun Lading lading. Dipasangnya Filter penjernih air bertujuan untuk

Gempa Lombok

LPB MDMC dan Lazismu DIY berangkatkan 15 Relawan Psikososial Ke Lombok

Gempa Bumi yang kembali mengguncang Lombok pada Minggu, 5/08/2018 mengakibatkan 387 orang meniggal dunia dan 13.688 orang mengalami luka-luka. Dalam respon bencana tersbut, Lembaga Penganggulangan Bencana (LPB) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) DIY dan Muhammadiyah Disaster Menegement Center (MDMC) serta di didukung oleh Lazismu DIY melakukan respon dengan mengirim 15 relawan psikososial pada sabtu, 11/08/2018. Komponen

LAPORAN KEGITAN PELAYANAN POSKO MUHAMMADIYAH-Erupsi Gunung Agung Bali

Sejak Gunung Agung-Bali ditetapkan Level IV (Awas) pada 22 September oleh pemerintah Bali, sebanyak 38 tim relawan Muhammadiyah yang terdiri 5 orang dari Pimpinan Pusat (PP), Nusa Tenggara Barat (NTB) 5 orang, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) 5 orang, Jawa Tengan 5 orang, Jawa Barat 5 orang, Jawa Timur 5 orang dan 10 orang dari Bali