Menjaga Keistimewaan Yogyakarta, Lazismu Peduli Becak Kayuh Tradisional

Lazismu D.I. Yogyaka

pentasharrufan Zakat infaq shodakoh dan peduli becak kayuh

rta (DIY) melakukan pentasharrufan zakat, infaq dan shodaqoh (ZIS) atau yang disebut one day with Lazismu dibarengi dengan konsep pelestarian becak kayuh di Yogyakarta. Acara tersebut berlangsung pada Sabtu, 7 Spetember 2019 di halaman Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) DIY.

Acara tersebut dihadiri oleh  Ustad Wiharto sekaligus memberikan ceramah pada kesempatan tersebut, Baznas dan Bazda di DIY, Kemenag DIY, Muhammad Ali Fahmi wakil ketua DPRD kota Yogayakrta, muzaki Lazismu serta mustahiq binaan Lazismu.

Menurut Cahyono, S.Ag ketua Lazimu DIY mengatakan, one day with Lazismu yang ke 3 ini berbeda dengan sebelumnya, yaitu dengan mengundang becak kayuh tradisional, selain untuk memberikan paket sembako juga sebagai bentuk kepedulian Lazismu untuk menjaga dan melestarikan becak kayuh yang memang menjadi salah satu ikon keistimewaan Yogyakarta.

“ini adalah salah satu kepedulian Lazismu menjaga keistimewaan Yogyakarta, yaitu dengan peduli becak kayuh tradisonal.” Ungkap Cahyono.

pentasharrufan Zakat infaq shodakoh dan peduli becak kayuh

Sekitar 100 orang tukang becak kayuh datang untuk menerima paket sembako dari Lazismu DIY. Sebagai langkah pertama Lazismu DIY mendata tukang becak kayuh tradisional yang ada di sekitaran Gedongkuning, Rejowinangun.

“Tahap pertama ini Lazismu masih pedataan terlebih dahulu, tidak berhenti disini, Lazismu juga akan menggandeng pemerintah kota dan DPR kota untuk menguri-uri becak tradisonal dengan melakukan pelestarian dan pemberdayaan.” Imbuh Cahyono.

Menaggapi hal tersebut, Wakil Ketua I DPRD Kota Yogyakarta, Muhammad Ali Fahmi mengatakan bahwa pihaknya sudah membuat peraturan daerah untuk pemetaan trasportasi lokal seperti becak dan andong untuk menata, megayomi dan melestarikan.

Dirinya menambahkan, sinergi antara Lazismu dengan pemerintahan sangat baik dilakukan untuk bersama-sama menjaga kelestarian trasportasi lokal.

pentasharrufan Zakat infaq shodakoh dan peduli becak kayuh

Selain pembagian paket sembako ke tukang becak, acaranya pentasharrufan akbar Lazismu tersbut juga mentasharrufkan ZIS yang di himpun selama 6 bulan baik dari pribadi maupun lembaga yang di kemas dalam program-program Lazismu DIY.

Program tersebut diantaranya, pentasharrufan program zakat fitri memberdayakan ummat kepada 30 mustahiq binaan Lazismu,  pemberian beasiswa pendidikan kepada 10 sekolah binaan Lazismu, pemberian 2 gerobak sampah, program panti berdaya yang bekerjasama dengan Majelis Pelayanan Sosial (MPS), dan Program Mubaligh Hijrah yang bekerjasama dengan Majelis Tabligh.

Selian itu, Lazismu juga menyalurkan bantuan untuk pembangunan pemakaman Khusnul Khotimah.

Total penyaluran ZIS Lazismu DIY pada one day with Lazismu tersebut mencapai Rp. 90.750.000 (Sembilan puluh juta tujuh ratus lima puluh ribu rupiah).

pentasharrufan Zakat infaq shodakoh dan peduli becak kayuh

Dalam kesempatan tersebut, Lazismu juga memberikan 5 SK pendirian Kantor Layanan Lazismu (KLL) di Amal Usaha. SK penderian tersebut di terima oleh SD Unggulan ‘Aisyiyah Bantul, SMP Muhammadiyah 10 Yogyakarta, SMK Muhammadiyah 3 Wates, SMK Muhammadiyah 1 Bantul, SMK Muhammadiyah 1 Wates. Lazismu juga meng SK kan pendirian KLL di Pondok Pensatren Al- Manar Muhammadiyah Pengasih Kulonprogro

Lazismu DIY juga melakukan penandatanganan kerjasama MoU dengan ‘Aisyiyah DIY dalam progam peduli TB Care ‘Aisyiyah. (U.Q)

pentasharrufan Zakat infaq shodakoh dan peduli becak kayuh

pentasharrufan Zakat infaq shodakoh dan peduli becak kayuh

pentasharrufan Zakat infaq shodakoh dan peduli becak kayuh

pentasharrufan Zakat infaq shodakoh dan peduli becak kayuh

pentasharrufan Zakat infaq shodakoh dan peduli becak kayuh

pentasharrufan Zakat infaq shodakoh dan peduli becak kayuh

 

 

 

 

Leave Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *